Minggu, 09 Agustus 2015

Milad My Beloved Sister

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Di hari lahir kakak kandungku satu-satunya ini, aku sangat berharap ia lekas menggenapkan agamanya dengan seorang imam yang shaleh, yang dapat membimbingnya menjadi ummahat shalehah dan tangguh untuk anak-anaknya. Kini ia telah genap berumur 25 tahun dengan kedewasaan yang cukup matang. Dengan cobaan dan fitnah yang datang padanya, ia sanggup untuk berdiri tegar. Ia sosok kakak yang luar biasa. Luar biasa rajinnya. Hhahaa

Iyah, ia sangat begitu rajin. Di rumah, ia mengerjakan banyak hal layaknya seorang kakak merangkap menjadi ibu. Dan ak sebagai adik tinggal duduk santai, hhahaa. Maaf kakakku, terimalah aku sebagai adik yang manja, hhahaa. Kadang aku ingin seperti beliau, rajin dan terkenal cerdas dari kecil hingga dewasa kini. Aku orangnya sih sebenarnya cerdas, hhahaa, kalau aku ingin tahu dan tertarik. Tapi kalau tidak, hhahaa, setitik pun tak ada ilmu mampir. Yaa begitulah aku. Aku dan kakakku berbeda sekali.

Ia berpostur tinggi, kurus dan putih. Mempunyai kepribadian yang dimiliki perempuan baik-baik, hhahaa, begitulah. Sedangkan aku, kebalikannya. Tapi daya tangkap aku tinggi yaa dari beliau, hhahaa, tapi yaa itu tuh, kalau hal yang aku tertarik aku lekas paham. Buktinya, waktu ayah ajarin bermotor kami, aku langsung bisa tanpa diringi dan gak pula diajari betul-betul seperti terhadap kakak. Cuma dibilang bawa motornya pijak ini dan ini, udah gitu aja dibilanginya. Ayah gak berani iringi, karna tahu anaknya satu ini berandal -___- padahal langsung bisa sekali lepas, ggrrhhhh. Bukti yang kedua, di kelas aku selalu lekas paham kalau diajari guru di depan kelas. Cuma karna udah paham, jadi malas mencatat, hhahaa. padahal ingatan jangka pendek tuh. Setiap guru menjelaskan, teman sebangkuku juga sering gak paham lho, jadi suka nanya ke aku, hhihii, kadang aku marahi karna aku orangnya fokus. Nanti kalau udah kelar guru jelasi, baru aku terangi sama temanku. Cuma setiap ujian, temanku selalu dapat nilai besar, huft, aku nya dapat nilai seutik. Hhahaa, aku gak ada belajar. Malaaaassss. Nah, ini nih bedanya sama kakakku. Kakakku itu rajin minta ampun. Belajar teruuuss. Kalau aku lebih suka belajar di luar rumah, seperti bimbel dan sekolah. Selebihnya main dan kelayapan, hhahaa. Kalau kakakku, pulang sekolah itu tidur atau gak bimbel, habis itu belajar dan kerjakan tugas, atau seringnya menghapal, huueeeekkss. Aku paling benci pelajaran IPS, karna menghapal. Bagiku gak ada untungnya, lagian pelajaran itu sering diubah-ubah karna kepentingan politik. Yaa begitulah yang aku tahu dari hobiku membaca, DULU. Aku dulu kutu buku, semua buku yang aku baca, yang aku tertarik yaa, hhahaa. Tapi sekarang sih gak, banyak koleksi di kos yang gak aku baca, padahal banyak buku-buku baru.


Yaa begitulah sekilas tentang aku dan kakakku. Hhahaa, udah lama gak update. Jadi, baru sekedar tulisan pendek untuk pembaca kali ini. Terima kasih telah berkunjung di blog aku. Hhahaa, nanti aku tulis tentang pengalamanku yang lain. OK, seeph! ;-) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar